Plasamobil.com Adalah Website Pameran Mobil Terbesar Di Jakarta, Hanya Di Website ini menyediakan info Mobil All Brand dengan Simulasi Kredit Terbaik Dan Layanan Bintang Lima dari Sales Pilihan Di Setiap Brand. Di Website Ini Juga Konsumen bisa mendapatkan Diskon Dan Promo Terbaik dari Semua Merek Mobil. Sebelum Konsumen memutuskan Keluar Rumah untuk lihat penawaran Mobil Terbaik, Ada Baiknya Mengunjungi Dulu Website Ini
Beranda » » Mobil 2019 Harus Euro 4, Begini Standartnya

Mobil 2019 Harus Euro 4, Begini Standartnya

Ditulis pada: 28 Januari 2019 | Kategori:

Regulasi emisi Euro IV sudah mulai diberlakukan sejak 2018 lalu. Mulai diwacanakan sejak 2012, aturan emisi Euro IV dikeluarkan melalui Peraturan Menteri lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O atau yang lebih dikenal dengan Standar Emisi Euro IV.

Pemerintah mencanangkan standar emisi ini karena ingin memiliki komitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen pada 2020 mendatang yang ketika itu diungkapkan pada pertemuan di Pittsburgh 2009 lalu. Selain itu, indonesia berusaha mengejar ketertinggalan dari negara lain di mana sudah menerapkan standar Euro IV bahkan sampai Euro VI.

Bagi yang belum paham apa itu standar emisi Euro, ini adalah standar yang digunakan negara Eropa untuk kualitas udara di negara Eropa. Semakin tinggi standar Euro yang ditetapkan maka semakin kecil batas kandungan gas karbon dioksida, nitrogen oksida, karbon monoksida, volatile hydro carbon, dan partikel lain yang berdampak negatif pada manusia dan lingkungan.

Untuk Euro IV sendiri kandungan nitrogen oksida pada kendaraan berbahan bakar bensin tidak boleh lebih dari 80 mg/km, 250 mg/km untuk mesin diesel, dan 25 mg/kg untuk diesel particulate matter.

Lantas apa saja yang perlu disiapkan untuk mengikuti standar Euro IV?

Salah satunya adalah kualitas bahan bakar, dalam hal ini menjadi tugas Pertamina untuk memenuhi standar BBM untuk mesin Euro IV.

Untuk produsen otomotif, sebenarnya tidak ada masalah sebab mesin produksi mereka sudah diekspor ke mancanegara yang memiliki standar emisi lebih tinggi.

Untuk memenuhi standar emisi negara-negara tersebut, desain mesin dibuat lebih rapat dan ditambahkan alat katalitik konverter untuk pembakaran bahan bakar lebih sempurna dan gas buang sesuai standar.

Bagaimana dengan yang di Indonesia? Semua produsen sudah siap dan memproduksi kendaraan berstandar emisi Euro IV. Namun ada beberapa model yang belum bisa mengikuti kebutuhan standar emisi tersebut.

Salah satunya seperti diungkapkan Suzuki pada Oktober 2018 dimana produknya Carry Futura masih menggunakan mesin Euro II. Pihak Suzuki sempat mengajukan perpanjangan untuk menggunakan mesin yang masih ada yakni G15A hingga Maret-April 2019. Suzuki mengungkapkan produk yang merupakan joint production dengan Mitsubishi Colt T120SS ini terkendala investasi dan waktu untuk menjadikan mesin Euro IV.

Wuling Motor Juga Sudah Euro 4

Wuling Motor Juga Sudah Euro 4

Mesin yang sudah digunakan 25 tahun ini butuh pengetesan menyeluruh yang membutuhkan dana. Padahal di sisi lain, Suzuki sudah punya mesin 1.5 L yang lebih baru. Bagi industri otomotif sendiri, penerapan Euro IV cukup membawa pengaruh positif terutama dalam hal produksi kendaraan di pabrik.

Standar emisi yang sama membuat lini produksi memproduksi satu jenis kendaraan dan lebih memaksimalkan produksi dibandingkan dulu dengan standar Euro II untuk sebagian lini produksi.

Akibat Euro IV Beberapa model pada awal tahun 2019 sudah memutuskan untuk berhenti produksi. Mitsubishi misalnya, per Januari 2019 sudah menghentikan produksi Colt T120SS di pabriknya di Pulo Gadung.

Meski tidak mengungkapkan alasan apa yang mendasari penutupan tersebut, dari gambaran alasan Suzuki, standar emisi Euro IV bisa jadi penyebabnya. Sambil menunggu langkah yang akan dikeluarkan Suzuki terkait pengganti Carry Futura, Mitsubishi menghentikan produksi mobil komersial yang sudah dibuat sejak 1997 dan dibuat sebanyak 324.960 unit.

Jika Colt TS120SS berhenti produksi, kemungkinan besar Suzuki Carry Futura juga melakukan hal yang sama. Namun dari informasi yang beredar, Suzuki tengah mempersiapkan All New Carry yang akan dikenalkan untuk menggantikan produk yang terjual 39.043 unit di 2018 tersebut. Produk lainnya adalah Isuzu Panther yang juga akan berhenti diproduksi.

Isuzu sempat mengungkapkan tengah mempersiapkan pengembangan dari MPV tersebut dengan blueprint Panther di 2016, namun dengan tren MPV medium yang sedang menurun dan beralih ke SUV serta regulasi Euro IV mereka berpikir ulang untuk menghadirkan pembaruan Panther.

Mobil 2019 Harus Euro 4, Begini Standartnya | Plasa Mobil Indonesia

Tags: dealer wuling, standart euro 4 mesin, wuling euro 4

Belum ada Komentar untuk Mobil 2019 Harus Euro 4, Begini Standartnya

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

r Artikel Blog Terbaru

Jalan Jalan Dengan Mobil Pintar Chevrolet Trax

P 3 Juli 2019 ,

Selain teknologi-teknologi canggih, Chevrolet Trax juga menyajikan fitur-fitur fungsional sederhana yang bisa membuat hidup Anda lebih mudah. Chevrolet Trax. Pasar otomotif di Indonesia mungkin dipenuhi oleh produk-produk Jepang, namun di tengah naiknya kepopuleran SUV, nama Chevrolet semakin dilirik konsumen. Chevrolet merupakan salah... Selengkapnya)

DFSK Glory 560 Mengguncang Indonesia Laris Manis

P 3 Juli 2019 ,

Selama 11 hari pameran, DFSK sukses mengumpulkan 1.487 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk seluruh model yang ditawarkan. Capaian ini sukses melampaui target yang dicanangkan di awal pameran dimana DFSK bisa mengumpulkan 1.000 SPK selama pameran berlangsung. “Terima kasih kepada seluruh... Selengkapnya)

Expander Mengekor Avanza Dan Rush, Wuling Masih Jauh

P 3 Juli 2019 , , ,

Penjualan low multi purpose vehicle (LMPV) milik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Xpander masih belum bisa menandingi model andalan PT Toyota Astra Motor (TAM), Avanza. Bahkan, posisi mobil keluarga tujuh penumpang andalan pabrikan berlambang tiga berlian ini... Selengkapnya)

Expander Jakarta Merupakan Mobil MPV Paling Mahal

P 3 Juli 2019 ,

Mitsubishi Xpander Jadi Low MPV Termahal Telah beberapa kali mengalami kenaikan harga, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) optimistis mobil di segmen Low MPV andalannya, Xpander tetap diminati konsumen Tanah Air. Menyandang status Low MPV termahal saat ini,... Selengkapnya)

Mobil 2019 Harus Euro 4, Begini Standartnya

P 28 Januari 2019 ,

Regulasi emisi Euro IV sudah mulai diberlakukan sejak 2018 lalu. Mulai diwacanakan sejak 2012, aturan emisi Euro IV dikeluarkan melalui Peraturan Menteri lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M,... Selengkapnya)

Pasang Iklan Anda

Pasang Iklan Anda

Pasang iklan Anda

Telpon Sekarang
Chat Whatsapp
WhatsApp us